Top 5 Lagu Terfunky Dari Soundtrack Hidup Prontaxan

Halo! Kembali lagi bersama Alunan di Top 5 Playlist lagu Indonesia terpilih. Nah, untuk episode ke-4 ini kita bakal disajikan top 5 dari duo funkot asal Yogyakarta ‘Prontaxan’ yang dibentuk tahun 2018 oleh Yahya Dwi Kurniawan and Uji Hahan Handoko. Prontaxan adalah pencair kebekuan dalam gegap gempita sebuah pesta dengan menawarkan kebutuhan dasar manusia untuk berjoget dan berteriak demi melupakan sejenak kekangan rutinitas pun belenggu tekanan kehidupan masyarakat kontemporer saat ini.

Saat memutar sebuah lagu tak jarang lagu tersebut mengingatkan kita pada kejadian yang pernah terjadi ataupun yang sedang terjadi.Tak sebatas itu,beberapa lagu juga memiliki lirik yang sama dengan hal yang sedang kita alami.Seperti sebuah soundtrack,lagu-lagu ini menjadi bagian dari diri dalam mengarungi kehidupan ini.Entah dalam suasana suka maupun duka,bahagia maupun galau,jatuh cinta maupun putus cinta bahkan saat di kamar maupun di dunia malam bahkan saat sadar maupun lupa ingatan.

        Berikut adalah 5 lagu terfunky dan paling setia ( melebihi mantan kekasih saya ) menemaniku mengarungi manis pahitnya kehidupan ( kata pepatah ) versi Prontaxan:

1&2 – BARAKATAK- Musiknya Asik & BARAKATAK – Biarkanlah

      Terbentuk di tahun 1990, Barakatak merupakan sebuah grup musik yang menjadi salah satu pelopor funkot ( funky kota ) yang menggabungkan house music dengan unsur dangdut. Musiknya asik dan Biarkanlan adalah lagu Barakatak yang menurut saya sangat “ REMUXX “ ( istilah ala Prontaxan yang menggantikan kata melebihi mantap,mantul,kenceng,pokoknya REMUXX ). Dengan lirik yang sederhana dan mudah di ingat  tapi menurut saya sangat kena banget untuk menggambarkan keadaan dunia hiburan di era mereka. Keadaan pergaulan bebas dengan pola hidup yang “ kencenggggg”. Rasanya jika memutar lagu itu meskipun bukan di diskotik saya bisa merasakan sekenceengggg keadaan di diskotik bahkan meskipun saya memutarnya di kamar kos pacar saya ( sebelum jadi mantan pacar ).

3. MAR – Aje Gile

       Salah satu lagu MAR yang ada di album “House Music Pusing Duit” bersama Barakatak.Tak jauh seperti Barakatak dengan unsur House Musik dengan gaya tripping dan lirik sederhaya yang tidak jauh dengan kejadian dan kehidupan sehari hari perihal dunia hiburan malam.Mungkin saya pikir gaya dan kehidupan di era mereka sangat mempengaruhi lagu lagu mereka.Lagu dengan tempo house dan lirik sederhana ini cocok di putar ketika warga indie ( sebutan warga prontaxan ) yang ingin merasakan  kencenggg ketika hati sedang patah hati( kalau mau kencenggg ajak ajak,jangan diem diem aje entar malah aje gile ).Tapi jangan lupa kondisi badan harus dalam keadaan sehat, prima dan berenergi Mitsubishi.

4.  YOPIE LATUL – Kembalikan Baliku

        Lagu karya Guruh Soekarno Putra ini pernah mewakili Indonesia di World Popular Song Festival di Tokyo Jepang, mewakili Indonesia pada World Populer Song Festival 1987 di Tokyo. Lagu ini berhasil meraih Award dan Audience Selections Award juga menang dalam festival lagu popular tingkat nasional 1987. Sepanjang sejarah Festival Lagu Populer Indonesia, bisa dibilang tahun 1987 ini adalah tahun yang paling mengesankan. Juri pada waktu itu berhasil memilih lagu yang bagus secara kualitas dan juga menjual dan gampang dinikmati. Hampir semua lagu yang menjadi finalis berhasil menjadi hits. Para pencipta yang masuk final kali ini tergolong hitsmaker, ada nama Guruh Soekarno putra, Yovie Widianto, Elfa Secioria, Dadang S. Manaf. Penyanyi yang tampil antara lain, dari Dian Piesesha, Nicky Astria dan Harvey Malaiholo. Salah satu lagu yang menang pada tahun ini adalah “Kembalikan Baliku”karya Guruh Soekarno Putra, yang dinyanyikan oleh om Yopie Latul ( om keren dan funky nih kalo kata emak saya ). Menurut saya cocok lah buat soundtrack hidup para warga indie ( minimal jasmerah lah ).Di putar di kamar atau saat hepi hepi sama gebetan ( kalo punya ).

5.  IGOR TAMERLAN – Bali Vanilli

        Igor Tamerlan adalah musisi asal Bali yang lama bermukim di Perancis. Sempat merilis album berjudul “ Langkah Pertama” di tahun 1981. Igor merilis lagu “ Bali Vanilli” sepuluh tahun kemudian. Dia sengaja memadukan unsur tradisional dan modern, dengan cara menyanyikan rap dalam bahasa bali, ditambah tetabuhan bali dan sound modern. Hasilnya memang sangat REMUXXX. Lagu Bali Vanilli bercerita tentang turis asing dan Bali. Kata Vanilli mengingatkan pada skandal lipsync duo Milli Vanilli yang mengguncang musik pop dunia di tahun 1989. Antara Milli Vanilli dan tanaman vanili, mungkin Igor dalam Bali Vanilli berbicara tentang konstruksi dan ekploitasi tanpa batas. Bali Vanilli masih kontekstual hingga kini. Bali tak berhenti dieksploitasi, meski daya dukungnya sebagai pulau kecil sangat terbatas.

         Kata Vanilli juga meningatkan pada kehebohan budidaya vanili hingga awal 1990an di Indonesia ( kalo kata buku yang saya pinjem dari warga ). Ketika itu harga komoditas vanili sangat tinggi. Vanili menjadi trendi dan funky, dimana-mana petani menanam vanili. Namun fenomena budidaya vanili mirip seperti cengkeh yang sempat berjaya namun hancur karena tata niaga. Harga komoditas vanili seperti balon yang terus dipompa, menggelembung dan akhirnya pecah ( bukan balon pengaman ).

         Menurut saya Bali Vanilli seperti menjawab lagu Kembalikan Baliku yang dilantukan Yopie Latul. Pada lagu ciptaan Guruh Soekarno Putra tahun 1985 ini ada lirik: kembalikan Baliku padaku. Tuntutan semi utopis, seperti meminta purifikasi Bali dari pengaruh asing.Di Bali Vanilli, Igor menjawab: Di pulau Bali zaman sekarang ini/ Tetap bertahan adat dan tadisi/ Jika muda-mudi suka yang trendy/ Tak mungkin lagi Baliku kembali. Gitu sih bosquh.

        Oh iya, Igor Tamerlan juga membuat apa yang ia sebut sebagai TEKNOGONG. Wujudnya berupa alat musik berbentuk kolintang besi tapi elektrik dan setengah synthesize.Coba deh para warga indie dengerin lagunya,sapa tau jadi soundtrack hidup juga ( kalo iya nanti whatshapp ya :* )

Masih banyak sebenarya lagu yang bisa dimasukkan kedalam soundtrack hidup saya.Lain kali jika ada sayang dan cinta  mempertemukan kita lagi,pastinya saya akan menambahkannya lagi soundtrack hidup untuk warga indie yang suka partie namun anti ekstasie dan tentunya berprestasie dengan energi mitsubishie. Jaga kesehatan dan salam anti ekstasi!!

Jika ada sumur diladang boleh kita menumpang mandi,

Jika ada umurku panjang boleh kita menumpang partyyy,

Namun tetap anti ekstasi.

Sampai bertemu di Top 5 selanjutnya!

5 lagu pilihan Prontaxan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s